Ini adalah sebuah dongeng anak-anak yang dibuat olehku, atas permintaan adikku joni saat dia ingin tidur, kusebut ini dongeng agar tidak tidur.
Di suatu negeri yang jauh dari Indonesia, terdapat sebuah kawasan yang dikuasai sebuah kerajaan bernama Kerajaan Anggodo. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja yang sudah menikah bernama Philip Hebrew Timurlank. Adapun istrinya bernama Maria Sopia Ningrat. Mereka telah menikah selama 25 tahun dan menjadi pasangan yang serasi sekali. Namun mereka belum memiliki anak, sehingga ada yang kurang keren dalam kehidupan mereka.
Pada suatu hari, saat sedang menonton tv, ratu tiba-tiba muntah. Maka sang raja pun memanggil dokter dari Amerika untuk memeriksa sang ratu. Ternyata sang ratu hamil, maka bergembiralah sang raja . sebagai perwujudan rasa senangnya, raja mengadakan pesta tujuh hari penuh, dengan mengundang Michael Jackson, Rhoma Irama dan anaknya Ridho, Cinta Laura, Radja, Peter Pan, Olga Syahputra, Luna Maya, dan Zaenudin M.Z.
Setelah sembilan bulan, sang ratu pun melahirkan di rumah sakit yang sangat jauh, yaitu di kota Bandung. Maka sang raja sangat gembira ria saat anaknya lahir ,sampai raja main hujan-hujanan di jalan. Sang anaknya itu perempuan, diberilah nama Siti Kembang Setaman. Tujuh hari kemudian sang putri dibawa pulang untuk melaksanakan syukuran. Pada saat syukuran ada banyak sekali yang diundang dan mengucapkan selamat diiringi doa.
Pertama,ada Barak Obama dari Amerika memberikan hadiah helikopter dan mendoakan agar sang anak menjadi cantik
Kedua,ada Power ranger dari jepang memberikan hadiah seragam polisi dan mendoakan agar sang anak menjadi baik
Ketiga, ada Pemain Persib dari Indonesia memberikan hadiah bola sepak dan mendoakan agar sang anak menjadi tomboy
Keempat,ada Avatar dari negeri udara memberikan hadiah si Momo dan mendoakan agar sang anak menjadi kuat
Kelima,ada Sponge Bob dan Patrick dari Crusty Crab memberikan hadiah craby patty dan mendoakan agar sang anak menjadi lucu
Keenam,ada Lutung Kasarung dari hutan memberikan hadiah ciuman pahit dan mendoakan agar sang anak menjadi solehah
Saat tamu ketujuh akan memberikan hadiah dan doa, tiba-tiba terdengar suara teriakan dan pintu dibanting, DUAK... AAAAAAAAAAA. Tampak sesosok manusia gendut yang marah. Berkata sang raja : “ Hei gendut, siapa kamu ? “.
“ jadi kamu tidak mengenaliku ? “.
Maka sosok gendut itu maju dan terlihatlah itu adalah sang ratu yang baru melahirkan. “ teganya dirimu wahai kakanda, membuat pesta tanpa mengundang diriku “.
“ bukan begitu sayang, kamu kan harus istirahat “.
“ Ah, berisik.. gara-gara anak ini kita jadi ribut, kukutuk dia kalau sudah besar dan menyentuh kambing, dia tidak akan bisa tidur “.
Maka pergilah sang ratu setelah mengamuk. Tidak lama kemudian mereka bercerai di pengadilan agama Tangerang. Sang raja tak lama setelah kejadian itu, membuat papan pengumuman di depan gerbang kerajaan “ KAMBING DILARANG MASUK “
Setelah itu, waktu berlalu dan sang putri menjadi tumbuh besar, dan menjadi seorang petinju. Ketika umurnya mau menjadi 17 tahun, sang putri yang baru pulang bertanding di Australia melawan kangguru, bermain dulu ke garut. Disanalah sang putri menyentuh kambing milik Pak udin. Sehingga, setelah itu sang putri tidak bisa tidur sehingga dia menjadi lemah. Bahkan bertinju melawan tikus pun dia kalah, karena kelelahan akibat begadang.
Maka sang raja membuat lomba, barangsiapa yang bisa membuat putri tidur boleh tidur dengannya. Maka datang banyak sekali manusia, sebanyak satu juta orang untuk mengikutinya. Namun tidak ada yang mampu membuat putri tidur. Saat semuanya sudah putus harapan dan merelakan putri. tiba-tiba, putri berteriak dan langsung tertidur ketika melihat peserta ini. Akhirnya raja tahu bahwa lomba telah selesai dan mengumumkan : “ Rakyatku semua, inilah peserta yang boleh meniduri putri yaitu KINGKONG, inilah suami putri. “
Maka kingkong menjadi suami putri, dan mereka tidak hidup bahagia selamanya di hutan Kalimantan.